Kriket / Peraturan 24–25

Pengganti, ketidakhadiran, pengunduran dan runner

MCC · 2017 Code · 4th edition · 2026
Ringkasan

Siapa boleh menggantikan penjaga, waktu penalti serta aturan MCC untuk mundur dan pelari pembantu.

Di halaman iniHukum 24 — Penjaga penggantiHukum 24–25 — Waktu penaltiHukum 25 — Mengundurkan diriHukum 25 — Runner dan tanggung jawab

Hukum 24 — Penjaga pengganti

Wasit boleh mengizinkan pengganti karena cedera atau sakit yang muncul selama pertandingan atau alasan lain yang sepenuhnya dapat diterima. Pengganti tidak boleh menjadi bowler atau kapten dan hanya menjadi penjaga wicket dengan persetujuan. Pemain terdaftar dapat kembali meski sudah digantikan dalam penjagaan.

Pemain absen menyampaikan alasan dan mendapat izin untuk kembali selama sesi. Sebentar melewati batas saat bertugas menjaga bukan ketidakhadiran, tetapi semua harus di dalam saat bola dilepas. Pemain kembali tanpa izin yang menyentuh bola hidup menyebabkan Dead ball, 5 run penalti dan pengulangan; run selesai serta run berjalan yang sudah berpapasan juga dihitung.

Hukum 24–25 — Waktu penalti

Absen biasanya menimbulkan utang waktu bermain yang sama sebelum boleh menjadi bowler, dengan batas 90 menit yang belum dijalani dan dibawa antarahari serta innings. Absen berikutnya menambah sisa. Benturan eksternal dalam pertandingan dapat membebaskan absen yang beralasan; sakit biasa atau cedera internal tidak mendapat pengecualian itu.

Jeda tak terjadwal dapat dihitung setelah pemain mampu berpartisipasi dan memenuhi syarat pemberitahuan serta kembali. Skorsing disiplin memiliki ketentuan sendiri. Dengan sisa waktu, pemain tidak boleh mulai memukul atau menjadi runner, tetapi boleh memukul setelah tim kehilangan 5 wicket. Waktu bermain tim saat memukul juga melunasi utang, sesuai aturan skorsing dan jeda.

Hukum 25 — Mengundurkan diri

Batter boleh mundur saat bola mati setelah menjelaskan alasannya. Sakit, cedera atau sebab tak terhindarkan membolehkan kembali; selain itu perlu persetujuan kapten lawan. Jika tidak kembali, dicatat Retired – not out untuk kategori pertama dan Retired – out untuk lainnya. Kembali hanya saat wicket jatuh atau batter lain mundur.

Hukum 25 — Runner dan tanggung jawab

Hukum MCC ini membolehkan runner dengan izin wasit untuk cedera selama pertandingan yang membatasi lari atau alasan lain yang sepenuhnya diterima. Runner harus pemain terdaftar tanpa waktu penalti, membawa bat dan memakai pelindung luar setara. Jika mungkin gunakan yang sudah menyelesaikan innings, lalu ganti dengan pemain seperti itu begitu tersedia.

Batter menanggung akibat pelanggaran runner, termasuk Run out dan menghalangi lapangan. Saat memukul dengan runner, ground pribadinya selalu di ujung penjaga wicket. Runner dan pasangan memiliki pembagian ground sendiri. Striker di luar ground dapat Run out atau Stumped sesuai syarat terperinci walau runner aman; jenis keluar khusus ini dapat membatalkan run lari.

Runner striker harus tetap menapak di belakang popping crease sampai bola mencapai striker atau melewati garis, mana yang lebih dulu. Berangkat awal mencegah run: wasit menunda Dead ball untuk memberi kesempatan run pertama, boundary atau tangkapan, lalu membatalkan run tetapi mempertahankan penalti yang berlaku kecuali helm tak dipakai. Batter dengan runner yang tidak sedang menerima berdiri sesuai petunjuk dan tetap bertanggung jawab atas penghalangan dan permainan tidak adil.

Penjelasan dan terjemahan independen, bukan publikasi resmi federasi. Berdasarkan MCC Laws of Cricket yang diberikan, Kode 2017, edisi ke-4 (2026). Ketentuan pertandingan kompetisi, termasuk kriket internasional dan T20, dapat berbeda dan tidak ditambahkan ke panduan ini. Referensi memakai halaman PDF.
Sumber dan metode ↗